Coulrofobia adalah seseorang yang sedang mengalami rasa takut pada badut. Pada hal ini sering dialami anak-anak, remaja bahkan orang dewasa pun bisa mengalaminya. Penderita yang mempunyai rasa takut akan menggunakan cara untuk menghindari badut. Pada hal yang sangat membuatnya merasa terdesak dan  penderita akan menemukan cara agar dapat keluar dari keadaan tersebut dan penderita merasa terjebak juga tepojok. Penderita yang hendak pergi ke luar ruangan sesekali mereka akan beralasan agar dapat menghindar seperti tempat-tempat keramaian yang sering dikunjungi badut di tempat umum, taman, tempat perbelanjaan dan juga jalanan. Adanya beberapa kasus yang membuat penderita Coulrofobia yang mengalami kegelisahan apabila berada pada ruangan dan ada badut, ketika adanya kecemasan parah membuat penderita akan mengalami serangan panik. Biasanya penderita kebanyakan akan kesulitan mengontrol dirinya.

Ada beberapa kasus dan menyimpulkan bahwa phobia dapat berkembang dari faktor lingkungan dan trauma masih kecil. Ada yang menunjukkan phobia terhadap ruangan yang berlabel badut. Serangan panik kemungkinan  biasa pada penderita phobia tempat umum. Penderita bisa mengalami ketakutan juga frustasi, adapula gejala sering muncul tanpa adanya peringatan terlebih dahulu. Penyebab timbul karena adanya pengalaman trauma yang mengakibatkan rasa  takut kembali datang dan ketakutan saat mengingat kejadian yang dialami penderita. Adapula yang di perlihatkan serangkaian tema yang  dituliskan dalam cerita lalu diubah menjadi film yang berlatar baik menjadi film berlatar buruk juga cerita horor yang diperankan oleh badut sehingga bisa saja terjadi ketakutan saat melihat film yang berkaitan dengan phobianya. Orang yang mengalami phobia badut akan beranggapan bahwa penderita  sedang berhadapan langsung dengan badut ini merupakan masalah bagi penderita jika tidak mampu melawan rasa takutnya, dalam hal ini mentalnya juga diuji dan pengawasan tentu akan dilakukan segera. Penderita kemungkinan akan merasa kesulitan menghadapi  rasa ketakutannya sehingga secara spontan berteriak hingga menangis karena takut sekali.

READ  Pengertian dan penanganan pada club foot

Penderita bisa mengalami ketakutan juga frustasi, adapula gejala sering muncul tanpa adanya peringatan terlebih dahulu.  Adapun serangan panik yang dapat memberikan penyebab dari gejala fisik, antara lain: berkeringat, nampak gemetar, gejala demam atau kedinginan, rasa sesak napas, denyut jantung beradu cepat, sesak di dada, rasa mual, pusing, pingsan, mati rasa atau kesemutan yang lama, mulut kering bisa dikatakan dehidrasi,  telinga berdengung, dan bingung.

Coulrofobia dapat ditangani melalui beberapa tahap untuk mengetahui situasi yang menyebabkan timbulnya rasa takut tersebut. Kemungkinan yang bisa dilakukan menanggulangi masalah penderita yakni dengan penanganan dan mengobatinya dengan cara terapi yang akan dilakukan terwapi wawancara, terapi obat, terapi psikologi, dan terapi perilaku kognitif  therapy  sering kali sangat efektif pada individu dengan phobia. Terapi ini merupakan jenis terapi yang dapat menyesuaikan pembawaan pikiran, perasaan, dan perilaku seorang individu serta mengembangkan cara menyikapi phobia dengan sangat efektif. Rasa takut yang dialami pada sebagian besar orang adalah kendali atas pikiran negatif yang terus menerus menghakimi agar merasa takut. Coulrofobia dimulai ketika anak masih kecil sehingga dapat membuat pikirannya terancam dengan kondisinya saat itu kemudian ketika beranjak dewasa mereka masih merasa ketakutan jika mengingat dan melihat peristiwa bersama dengan ketakutannya semisal dengan badut mereka akan sangat tidak suka jika melihat ataupun mendengar namanya. Kondisi buruk berpengaruh lada mentalnya jika pada diri penderita tidak menemukan tempat yang pas untuk bernaung kemungkinan besar terjadinya phobia akan berlangsung lama.

READ  Ketahui beberapa hal dari Ilmu kedokteran gigi yang sering kita alami

Referensi

klikdokter.com

hellosehat.com

Referensi gambar:

express.co.uk